Menjalani program bayi tabung memang memberikan banyak harapan untuk pasangan, khususnya calon ibu. Namun tahukah Anda bahwa ada beberapa faktor resiko jika menjalani program tersebut? Faktor resiko bukan hanya mengancam calon ibu saja, namun juga bisa mengancam buah hati yang didambakan. Faktor Resiko Program Bayi Tabung Untuk Ibu dan Kehamilannya Dengan memilih klinik fertilitas yang mempunyai dokter fertilitas yang ahli dan berpengalaman serta kualitas layanan terbaik, maka faktor resiko bisa diminimalisir sebaik mungkin. Berikut beberapa faktor resiko yang berpeluang dialami selama program dilakukan : Stress meningkat Anda dan pasangan akan menjalani sebuah program yang menguras pikiran, tenaga serta finansial sehingga bisa meningkatkan stress. Namun klinik berkualitas akan melakukan konsultasi awal dengan menyeluruh agar pasangan nyaman menjalani program. Adanya komplikasi Umumnya komplikasi bisa terjadi saat proses pengambilan sel telur seperti terjadinya infeksi, pendarahan hingga kerusakan pada usus. Namun dengan memilih klinik fertilitas dengan staf medis berpengalaman dan fasilitas medis canggih, resiko tersebut bisa diminimalisir. Baca juga : 6 Faktor yang Mempengaruhi Prosedur Bayi Tabung Sindrom Hiperstimulasi Ovarium Resiko yang bisa terjadi karena konsumsi obat stimulasi untuk merangsang ovarium sehingga terjadi penumpukan cairan di area perut dan dada. Klinik yang berpengalaman akan memberikan konseling untuk mempersiapkan pasangan sehingga bisa bersiap menghadapi resiko ini dengan lebih baik. Ada berbagai resiko lainnya yang bisa dialami oleh pasangan yang menjalani program bayi tabung. Namun resiko tersebut bisa diminimalisir dengan memilih jenis klinik fertilitas dengan layanan lengkap, tim dokter ahli yang berpengalaman dan fasilitas modern yang mendukung layanan kesehatan, seperti yang dimiliki oleh Smart Fertility Clinic. Smart Fertility Clinic hadir sebagai salah satu klinik fertilitas dengan layanan lengkap, pendekatan personal dan dukungan teknologi unggul. Kunjungi websitenya untuk jadwalkan janji temu Anda. Frequently Asked Questions Apa saja faktor resiko program bayi tabung? Program bayi tabung mempunyai resiko diantaranya resiko akibat konsumsi atau penggunaan obat-obatan untuk merangsang ovarium, resiko keguguran dan kehamilan kembar. Apakah bayi tabung selalu berhasil? Tidak, program bayi tabung tak selalu berhasil, namun tingkat keberhasilannya cukup tinggi dan bervariasi sesuai usia calon ibu, kualitas sel telur dan sperma dan kondisi kesehatan reproduksi. Adakah dampak positif dari bayi tabung? Dampak positif bayi tabung adalah untuk memberikan harapan kehamilan untuk pasangan yang mengalami kesulitan mendapatkan keturunan. Apa saja resiko pengambilan sel telur? Resiko pengambilan sel telur dalam program bayi tabung diantaranya adalah kembung dan kram pada perut, sembelit, nyeri pada payudara, infeksi, keluarnya cairan dan sindrom ovarium polikistik. Oleh dr. Darma Syanty, SpOG, Subsp. FER